okeh, business analyst thats my current job. Disini yang akan saya bahas adalah BA di dunia IT.
Apa itu BA, kerjaanya apa sih?hmmm dengerin curhatan user, stalkerin project manager, godain programmer HAHA....BUKAN ya.... jangaaaan. Harus profesianal eh profesional ;)
Begini dalam pengembangan suatu aplikasi, tidak ngasal langsung serahin ke programmer. perlu ada fase observasi, gathering requirement, analisis flow, interview user, discuss with developer, banyak deh tahapan nya. Role ini banyak dilakukan oleh BA. Kolaborasi dengan banyak orang harus menguji ketahanan BA, harus banyak sabar, harus kepo eh harus banyak nanya. Khususnya observasi jalannya proses bisinis, yang nantinya akan dituangkan dalam sistem aplikasi.
Jadi business analyst itu harus banyak sabarnya ;). Berkolaborasi dengan banyak orang dengan pandangan yang berbeda-beda, dari tua sampe muda, dari muda sampe tua ;) ini apa bedanya...
Misalnya begini, user gw request, bikin dong aplikasi pelaporan ini biar gw ga manual input satu-satu, capek kelez input satu-satu, curhat user. Open meeting, tim BA beraksi, tim BA menampung, analisis, bikin flow, bikin bisnis proses dll. Nah yang dikumpulkan BA itu kemudian dituangkan dalam FSD ( Functional Spesification Document), kelar bikin FSD, didiskusiin lagi dengan semua pihak yang terkait. Kalau sudah deal, tim BA berkolaborasi dengan developer (programmer). Kalo aplikasinya sudah jadi, memasuki tahapan SIT. Manggil tim tester untuk uji aplikasi. Setelah ok masuk UAT. Tahap ini, user langsung melakukan testing produk. Setelah user accepted, finally LIVE. Yeee makan-makan.
Setelah itu bhaay...eh wait, jika di kemudian hari ada bugs atau ada penambahan fitur, BA dicari cari. Hahaha jadi BA itu banyak enaknya kok, yang menyukai bisnis proses boleh dicoba jadi BA.
Apa itu BA, kerjaanya apa sih?hmmm dengerin curhatan user, stalkerin project manager, godain programmer HAHA....BUKAN ya.... jangaaaan. Harus profesianal eh profesional ;)
Begini dalam pengembangan suatu aplikasi, tidak ngasal langsung serahin ke programmer. perlu ada fase observasi, gathering requirement, analisis flow, interview user, discuss with developer, banyak deh tahapan nya. Role ini banyak dilakukan oleh BA. Kolaborasi dengan banyak orang harus menguji ketahanan BA, harus banyak sabar, harus kepo eh harus banyak nanya. Khususnya observasi jalannya proses bisinis, yang nantinya akan dituangkan dalam sistem aplikasi.
Jadi business analyst itu harus banyak sabarnya ;). Berkolaborasi dengan banyak orang dengan pandangan yang berbeda-beda, dari tua sampe muda, dari muda sampe tua ;) ini apa bedanya...
Misalnya begini, user gw request, bikin dong aplikasi pelaporan ini biar gw ga manual input satu-satu, capek kelez input satu-satu, curhat user. Open meeting, tim BA beraksi, tim BA menampung, analisis, bikin flow, bikin bisnis proses dll. Nah yang dikumpulkan BA itu kemudian dituangkan dalam FSD ( Functional Spesification Document), kelar bikin FSD, didiskusiin lagi dengan semua pihak yang terkait. Kalau sudah deal, tim BA berkolaborasi dengan developer (programmer). Kalo aplikasinya sudah jadi, memasuki tahapan SIT. Manggil tim tester untuk uji aplikasi. Setelah ok masuk UAT. Tahap ini, user langsung melakukan testing produk. Setelah user accepted, finally LIVE. Yeee makan-makan.
Setelah itu bhaay...eh wait, jika di kemudian hari ada bugs atau ada penambahan fitur, BA dicari cari. Hahaha jadi BA itu banyak enaknya kok, yang menyukai bisnis proses boleh dicoba jadi BA.








