Kamis, 20 Desember 2012

Sejarah World Wide Web



World Wide Web ("WWW" atau lebih singkat "Web") adalah sebuah media informasi global, di mana penggunanya dapat membaca dan menulis melalui komputer yang tersambung ke Internet. Istilah Web sering di-identikan dengan Internet itu sendiri, meskipun sebenarnya Web adalah merupakan salah satu jasa yang dijalankan di atas Internet seperti halnya e-mail. Sejarah Internet terjadi jauh sebelum Web tersebut di kembangkan.

Sejarah Web dimulai pada ahun 1980, ketika seorang Inggris bernama Tim Berners-Lee yang bekerja di CERN (Badan Tenaga Atom Eropa) membuat ENQUIRE, sebuah basis data personal dan model software. Berners-Lee juga memperkenalkan konsep hypertext, di mana setiap halaman informasi baru di-ENQUIRE akan tersambung secara langsung ke halaman yang ada.

Pada tahun 1984, Tim Berners-Lee kembali ke CERN dan mengemukakan gagasannya, bahwa: semua fisikawan di dunia perlu untuk berbagi data. Sayangnya, tidak ada perangkat keras dan perangkat lunak yang memungkinkan untuk hal itu agar terjadi. Atasan tim Mike Sendall, meminta Tim untuk meng-imlementasikan gagasannya di mesin workstation NeXT yang baru saja diterima oleh CERN. Pada waktu itu, ada beberapa nama yang disiapkan untuk gagasan Berners-Lee, antara lain: 'Information Mesh, The Information Mine atau Mine of Information, dan World Wide Web' yang akhirnya di-pilih.

Bulan Desember 1990, Tim Berners-Lee berhasil membuat semua perangkat yang dibutuhkan agar Web dapat bekerja, dan itu merupakan web browser yang pertama, World Wide Web (yang juga merupakan Web editor), Web server pertama (info.cern.ch), dan halaman Web yang pertama yang menjelaskan tentang proyek tersebut. Browser yang dikembangkan dapat mengakses kelompok diskusi USENET dan juga mengakses file FTP. Sayangnya, Web browser tersebut hanya dapat dijalankan pada mesin NeXT. Kemudian, Nicola Pellow membuat browser sederhana yang dapat dioperasikan di hampir semua komputer.

Paul Kunz dari Stanford Linear Accelerator Center (SLAC) mengunjungi CERN pada bulan Mei 1991 dan sangat tertarik dengan Web. Paul membawa pulang perangkat lunak NeXT ke SLAC, di mana pustakawan Louise Addis kemudian meng-adaptasikannya untuk sistem operasi VM/CMS yang berjalan pada mainframe IBM untuk memperlihatkan katalog dari dokumen online di SLAC. Web ini merupakan Web Server pertama di luar Eropa dan pertama di-Amerika Utara.

Pada tanggal 6 Agustus 1991, Tim Berners-Lee menulis resume singkat dari proyek World Wide Web di kelompok diskusi alt.hypertext. Tanggal ini kemudian ditandai sebagai tanggal kemunculan Web pertama kali secara publik di Internet.

Berners Lee, Sang Penemu WWW
Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee (lahir di London, Inggris, 8 Juni 1955) adalah sang penemu World Wide Web dan ketua World Wide Web Consortium, yang mengatur perkembangannya. Pada 1980, ketika masih seorang kontraktor bebas di CERN, Berners-Lee mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext) untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para peneliti. Dengan bantuan dari Robert Cailliau dia menciptakan sistem prototipe bernama Enquire.

Setelah meninggalkan CERN untuk bekerja di John Poole's Image Computer Systems Ltd, dia kembali pada 1984 sebagai seorang rekan peneliti. Dia menggunakan ide yang mirip yang telah dia gunakan pada Enquire untuk menciptakan World Wide Web, di mana dia mendesain dan membangun browser yang pertama (bernama WorldWideWeb dan dikembangkan dalam NeXTSTEP) dan server web pertama yang bernama httpd.

Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee (dan oleh karena itu ia juga merupakan situs web pertama) beralamat di http://info.cern.ch/ (telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991. Pada 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology.

Hingga kini, Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan untuk mendapatkan status populer. Banyak yang masih tidak mengetahui kekuatan karya pria ini, World Wide Web. Salah satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas.

Industri Game

Perkembangan industri game di dunia sudah sangat marak dan
menjanjikan, beberapa negara telah menjadikan industri kreatif terutama games
menjadi bagian yang penting bagi pertumbuhan ekonomi mereka. Di indonesia
sendiri perkembangan industri kreatif terutama games sudah mulai marak dan
pesat. Dengan pertumbuhan game di Indonesia yang sudah semakin
berkembang membuat para programer maupun pencipta game – game dari luar
negeri untuk memasarkan produk – produk mereka di Indonesia.
Industri game di Indonesia sudah ada sejak lama. Sejak tahnn 1991,
sudah muncul game – game lokal, tetapi belum jelas siapa yang membuatnya.
Seiring waktu yang berjalan, mulai satu persatu orang memulai membuat game
sendiri dengan aplikasi yang sangat terbatas, namun tidak di publish ke luar,
melainkan di mainkan oleh kalangan sendiri. Makin ketahun demi tahun
mulailah muncul orang – orang yang memberanikan diri untuk membentuk
sebuah team dan membangun studio game di indonesia. Beberapa studio
game yang cukup senior di Indonesia adalah:

Matahari Studio
Matahari Studio merupakan Studio Outsourcing. Matahari Studios adalah game developer di Indonesia berdiri di Cikupa tahun 1998 dan resmi ditutup di Karawaci tahun 2010. Matahari Studios telah melahirkan studio studio baru yang telah berkiprah di dunia international. Matahari merupakan studio game terbesar di negeri ini. Kliennya perusahaan game besar, seperti Electronic Arts dan Sony Computer Entertainment. Matahari adalah anak perusahaan Leisure and Allied Industries asal Australia. Sedangkan Sudarmin bekerja di Trippert Labs, studio asal Delaware, Amerika Serikat, dengan sistem kerja jarak jauh. Keduanya juga pernah bekerja di Altermyth Studio, developer game di Jakarta yang membuat permainan online Inspirit Arena. Disini Matahari sering kali
mendapat project outsourcing dari EA GAMES, dimana mereka terlibat dalam beberapa project Need For Speed, baik itu NFS Underground, Most
Wanted maupun Carbon.

Max Studio
Max Studio berlokasi di jalan panjang Jakarta. Max Studio baru bergelut di
industri game baru sekitar 3 tahunan lebih, tetapi sudah menghasilkan
lumayan banyak game dan salah satu gamenya yang berjudul Burning Amor
yang pernah menduduki jajaran atas top ten game mobile application di
Taiwan dan beberapa negara lainnya. Bahkan dengan game ini pula, Max
Studio berhasil menjuarai EDGE coding competition se-ASIA tahun lalu.
Sekarang pun mereka sedang mendevelop game 3D dengan XNA. XNA
nantinya bisa digunakan untuk aplikasi XBOX 360.

Altermyth
Altermyth ini merupakan nama lain dari Mythic Perperctive berkantor di
daerah Menteng, Jakarta Pusat. Altermyth merupakan pembuat game Inspirit
Arena dan mereka memiliki divisi khusus yakni LILO. Altermyth juga
bertugas mengembangkan LILO online.

Menara Games
Menara games merupakan salah satu game studio di Bandung. Meski
terkesan baru dan muda, tetapi menara games memiliki game yang berhasil
meraih jajaran atas di website gamehouse.