Jumat, 26 Oktober 2012

Web Hosting


Apa Itu Hosting?
Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Tempat dapat juga diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.


Pada dasarnya sebuah server web hosting menggunakan adalah sebuah komputer biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta disarankan harus mampu untuk online 24 jam setiap hari dan tanpa harus dimatikan dalam jangka waktu lebih lama daripada komputer biasa

Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.

1. Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain. Artinya dalam satu server tersebut terdapat beberapa account yang dibedakan antara account satu dan lainnya dengan username dan password.
2. VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
3. Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
4. Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.


Memilih Jasa Web Hosting yang Baik
Ketika anda memutuskan untuk memiliki blog atau website yang hosting sebdiri, maka anda harus bisa memilih-milih jasa web hosting yang baik. Yang harus anda perhatikan ketika memilih hosting untuk blog atau website anda adalah:
  1. Kebutuhan anda terhadap space dan bandwidth. Semakin banyak tulisan anda, maka semakin besar space yang akan dibutuhkan. Semakin banyak pengunjung blog anda maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan agar tidak terjadi server full load
  2. Perhatikan layanan dan fitur dari tempat anda akan menghostingkan blog atau website anda. Bisa mencakup software apa saja yang ada di hostingnya serta support dari jasa hostingnya.
  3. Target pembaca. Jika anda memilih target pembaca dari dalam negeri ada baiknya menggunakan server lokal saja agar lebih menghemat bandwidth. Tetapi jika anda memilih target yang glogal, maka tak ada salahnya anda memilih server luar negeri seperti di Amerika. Tapi keadaan ini tidaklah mutlak 
  4. Harga yang pas. Konsultasikan kepada mereka yang lebih paham tentang kebutuhan hosting anda agar jasa yang anda sewa sesuai dengan uang yang akan anda keluarkan.
Cara Menyewa Web Hosting
  1. Untuk menyewa jasa hosting anda perlu mengetahui hosting mana saja yang tersedia di tempat anda atau setidaknya di Indonesia.
  2. Kemudian anda klik bagian registrasi dari setiap halaman utama jasa hosting tersebut.
  3. Ikuti saja langkah yang di instruksikan seperti memilih nama domain, cek ketersediaan nama domain yang anda inginkan seperti di IDwebhost.com, dan selesaikan pembayarannya.
  4. Jika hosting anda sudah online biasanya anda akan mendapat email dari penyedia jasa atau chat saja officer yang sedang online di homepagenya.
Beberapa Penyedia Hosting Lokal di Indonesia

Untuk hosting Lokal lainnya bisa dilihat di http://www.webhostingterbaik.com/ntuk
Nah kalo untuk Hosting Luar bisa dilihat di http://www.top10bestwebsitehosting.com/

Jumat, 19 Oktober 2012

Eight Golden Rules

8 Aturan Perancangan Emas bisa dikatakan inti dari belajar Interaksi Manusia dan Komputer , nah apa saja kedelapan Rules tersebut? Berikut akan dibahas satu persatu

Menurut Shneiderman dan Plaisant (2005, p74), ada delapan aturan emas mengenai prinsip-prinsip dasar
dalam merancang web (eight golden rule), antara lain :

1. Rancangan yang dibuat harus selalu konsisten.
Konsistensi ada berbagai macam, seperti konsisten dalam urutan aksi
harus diperhatikan dalam suatu situasi yang memiliki kemiripan.

2. Memungkinkan pemakai menggunakan shortcuts.
Ini bertujuan untuk agar pengguna tidak selalu harus dipusingkan dengan langkah-langkah ribet. Pengguna menginginkan suatu interaksi yang minimal namun dengan hasil
yang sama dengan interaksi yang lebih banyak. Waktu responsi yang rendah dan tingkat
tampilan merupakan daya tarik tersendiri bagi pengguna.
contohnya bisa kita lihat saat menggunakan yahoo mail, kita tekan huruf 'n' untuk memulai pesan baru, atau 'f' untuk meneruskan pesan. Cukup minimalis kan?

3. Memberikan umpan balik yang informatif.
Untuk setiap sistem diharapkan adanya suatu umpan balik bagi user.
Respon yang diberikan tergantung dari aksi yang dilakukan oleh user. Misalnya kalau kita salah memasukkan nama atau password , ada baiknya diberikan feedback yang informatif.

4. Merancang dialog untuk menghasilkan keadaan akhir yang baik.
Urutan suatu aksi haruslah diorganisir menurut kelompok tertentu yang terdiri dari permulaan,
tengah dan akhir. Umpan balik yang informatif kepada pengguna pada taraf akhir atau suatu kelompok
aksi akan memberikan kepuasan kepada pengguna bahwa aksi yang mereka lakukan telah berhasil dengan baik,
sehingga akan memberikan kepuasan kepada pengguna bahwa ia aman untuk melakukan aksi selanjutnya.

5. Memberikan penanganan kesalahan yang sederhana.
Perancangan suatu sistem haruslah dibuat sedemikian rupa sehingga pengguna tidak akan menimbulkan
kesalahan yang signifikan. Jika pengguna akhirnya melakukan suatu kesalahan, maka sistem hendaknya
memberikan peringatan yang sederhana dan konstruktif serta spesifik.

6. Memungkinkan pembalikan aksi (undo) dengan mudah.
Setiap aksi haruslah dirancang sedemikian rupa, sehingga dapat melakukan pembalikan untuk kembali
ke keadaan semula sebelum aksi tersebut dijalankan. Dengan adanya fasilitas ini,
pengguna akan memiliki keberanian untuk mengeksploitasi sistem yang dibuat, karena untuk semua
kesalahan yang timbul, pengguna memiliki pilihan untuk melakukan pembalikan terhadap aksi yang telah dilakukan.

7. Mendukung pengaturan fokus secara internal
Pengguna yang berpengalaman biasanya memiliki keyakinan bahwa mereka bertanggungjawab terhadap
sistem dan sistem akan memberikan respon terhadap aksi yang mereka lakukan. Respon yang aneh,
urutan yang aneh dalam memasukkan data dan kesulitan dalam memperoleh informasi serta ketidakmampuan
dalam mendapatkan hasil sesuai aksi tertentu akan menimbulkan kekacauan dan keraguan bagi pengguna.

8. Mengurangi beban ingatan jangka pendek
Keterbatasan manusia dalam mengelola memori jangka pendek menyebabkan dibutuhkannya suatu
tampilan yang sesederhana mungkin, pengaturan dalam multipage, pergerakan window yang sesedikit
mungkin, waktu latihan yang cukup dan optimal serta pengaturan dalam urutan aksi.
Hal ini juga harus didukung dengan ketersediaan dari adanya akses secara langsung, kode, singkatan,
dan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna.

Nah setelah membahas kedelapan rules diatas, ada baiknya kita mereview suatu aplikasi.
Berikut saya akan mereview KASKUS terkait 8 perancangan emas.

Konsisten
Menurut saya tampilan dan tata letak menu-menu yang ada di website http://www.kaskus.co.id/ sudah konsisten, contohnya widget-widget yang ada di website tersebut dan juga warna backgroundnya yang tidak berubah.Headernya juga tidak berubah-ubah, ada menu login , sign up dan kotak searching.Footer diisi dengan Informasi tentang kaskus.




Memungkinkan pengguna untuk menggunakan shortcut

Didalam website tersebut banyak sekali shortcut yang disediakan, yaitu tombol shortcut untuk membuat post baru create post, tombol shortcut untuk login menggunakan account facebook, twitter dll.


Memberikan umpan balik yang informatif
Feedback yang ada di http://www.kaskus.co.id/ pada halaman regis atau login sama seperti website pada umumnya, yaitu jika ada kolom yang penting yang tidak terisi atau salah mengisikannya, maka ada pesan untuk memperbaikinya.


Merancang dialog untuk menghasilkan suatu penutupan
Dalam website tersebut, jika kita berhasil register, maka akan diberitahukan untuk mengaktifkan account kita tersebut melalui email yang kita input saat register, dan menyuruh kita untuk cek inbox atau spam email kita.

Memberikan penanganan kesalahan yang sederhana
Didalam website ini ada peringatan untuk login terlebih dahulu jika ingin memberikan komen. Peringatan tersebut membantu pengunjung agar tidak terjadi kesalahan.

Memungkinkan pembalikan aksi (undo) 
Nah di kaskus , saya belum menemukan tombol aksi undo , atau tombol yang berkaitan dengan pembalikan untuk kembali ke keadaan semula.

Mendukung tempat pengendali internal (internal locus of control)
Di website ini kita sebagai pengunjung dapat mengatur system, contohnya kita bisa melihat thread berdasarkan ratingnya..

Mengurangi beban ingatan jangka pendek
Di website ini memudahkan pengunjung untuk memahami isi websitenya, karena tampilannya yang sederhana, menu-menu yang mudah dimengerti dan juga ada beberapa halaman yang digabungkan menjadi satu, yaitu halaman register dan login.


Terimakasih ^^



Sabtu, 13 Oktober 2012

JavaScript



Postingan kali ini akan mengupas tentang javascript. Apa itu JavaScript? JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien, jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Javascript sangat penting dalam web karena selain memudahkan user untuk menjelajah web kita javascript juga dapat memberi kesan elegan di website.
Bahkan seiring perkembangan jaman  hape/perangkat mobile jaman sekarang sudah dilengkapi dengan browser yang support jquery (jquery akan dibahas dibawah).


Kode JavaScript dituliskan langsung pada halaman HTML. Bisa dilihat seperti di bawah
<html>
<head>
<title>.....</title>
<script type="text/JavaScript">
<!--
penulisan kode JavaScript disini
//-->
</head>
<body>
</body>
</html>


Fungsi JavaScript

Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan javascript adalah menampilkan halaman pop up,

  



Kelebihan JavaScript
JavaScript bekerja di client side(sisi pengguna) maksudnya javascript bekerja di browser client dan tindak membebani kinerja server kita. Jadi keuntunganya, Javascript dapat bekerja di hampir semua web browser dan dapat merespon perintah user/client dengan cepat, sekaligus membuat halaman web menjadi lebih responsif.  contohnya validasi form, kalo kita ngetik sebuah form dapat langsung divalidasikan tanpa perlu membuang2 waktu mengirim data ke server. Jadi irit waktu irit sumber daya yang dibutuhkan server pula.
 
1. Ukuran file kecil
Script dari javascript memiliki ukuran yang kecil sehingga ketika web yang memiliki
javascript ditampilkan di browser maka akses tampilannya akan lebih cepat dibandingkan
ketika browser membuka suatu web yang memiliki script java. Hal ini juga sangat
berkepentingan dengan daya kerja server. Semakin kecil space suatu web yang disimpan
dalam suatu server maka daya kerja server ketika di browsing oleh user di internet akan
tidak terlalu berat, selain itu sifat javascript client side yang tidak perlu lagi di olah oleh
server ketika browser memanggil web dari sebuah server.
2.  Gampang dipelajari
Javascript merupakan bahasa semi pemograman yang merupakan gabungan antara bahasa
pemograman java dengan bahasa kode HTML sehingga disebut bahasa hybrid. Walaupun
javascript merupakan turunan dari java namun javascript tidak memiliki aturan yang serumit
java.
3. Terbuka
Terbuka disini artinya , Javascript tidak terikat oleh hardware maupun software tertentu bahkan system operasiseperti windows maupun unix. Karena ia bersifat terbuka, maka ia dapat dibuat maupun di
baca di semua jenis komputer.


Selain punya kelebihan javascrpit juga memiliki kekurangan,
1. Script tidak terenkripsi
Karena javascript bersifat client side, maka script yang kita buat di text editor dan telah
dijadikan web di server, ketika user merequest
web dari server tersebut maka sintak
javascript akan langsung ditampilkan di browser. User bisa melihat dan menirunya dari
sourcenya.
2. Kemampuan terbatas
Walaupun javascript mampu membuat bentuk web menjadi interaktif dan dinamis, namun
javascript tidak mampu membuat program aplikasi sendiri seperti java.
3. Keterbatasan Objek
Javascript tidak mampu membuat kelaskelas
yang bisa menampung objekobjek
tambahan
seperti java karena javascript teleh memiliki objek yang builtin
pada sturktur bahasanya.

Perkembangan javascript sekarang

JavaScript sudah banyak perkembangan,misalnya AJAX, JQUERY, JSON,CommonJS ,dkk
Berikut saya akan coba membahas  Javascrpit yang lumayan familiar Ajax dan Query.

1. JQUERY
Jquery sendiri sebenarnya adalah sebuah library javascript yang memungkinkan kita untuk membuat program web dengan memanfaatkan library javascript yang disediakan (didalam jquery), tanpa harus secara eksplisit kita menambahkan event atau pun properti pada halaman web tersebut.
JQuery merupakan salah satu library yang membuat program web di sisi klien (Client Side), tidak terlihat sebagai program JavaScript biasa, yang harus secara eksplisit disisipkan pada dokumen web. Pada teknik pemrograman sisi klien dengan menggunakan JavaScript biasa, setiap elemen yang akan memiliki event, akan secara eksplisit terlihat ada event yang dilekatkan pada elemen tersebut. (Seperti yang saya lakukan saat membuat validasi javascript sebelumnya).

Situs resmi JQuery dapat diakses di http://jquery.com/.
Dan library JQuery dapat didownload di alamat http://docs.jquery.com/Downloading_jQuery.


2. AJAX
Ajax(asynchronous javascript dan XML) atau AJAX, adalah sebuah teknik interaktif yang digunakan untuk membuat aplikasi web yang memanfaatkan teknologi asynchronous. Dengan Ajax, aplikasi web dapat mengambil data dari server secara asynchronous di belakang tanpa perlu refresh halaman atau postback. Data diambil menggunakan XMLHttpRequest atau untuk mengakses prosedur atau fungsi yang ada diserver menggunakan javascript dan XML.




Jadi intinya Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengubah halaman web statis menjadi halaman dinamis dan interaktif . JavaScript seringkali disertakan dalam file HTML atau link dari file HTML dan dijalankan secara lokal oleh web browser. Ini berarti bahwa server bebas untuk mengerjakan sesuatu yang lain daripada pemrosesan instruksi untuk setiap klien. Hal ini telah membuat JavaScript pilihan yang lebih populer daripada bahasa yang memerlukan server untuk melakukan pengolahan. ^^

Di bawah ini ada tutorial untuk belajar Javacript
http://www.youtube.com/user/JavaScriptTeacher 
http://www.youtube.com/watch?v=_cLvpJY2deo
Sekian, terima kasih ^^

Kamis, 04 Oktober 2012

HTML vs HTML5


Pada postingan kali ini saya akan membahas seputar HTML. Nah bagaimana perkembangan HTML akan dibahas disini.

HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan suatu bahasa dasar pembentuk suatu halaman web. HTML bukan merupakan bahasa pemrograman, karena tidak dapat melakukan pemrosesan data/informasi. HTML merupakan kode pemformatan sederhana yang ditulis dan disimpan dalam format ASCII. Jika sebuah halaman web diibaratkan sebuah foto, maka HTML adalah bingkai dari sebuah halaman web. Dimana di dalam bingkai tersebut dapat diisi oleh berbagai macam bahasa pemrograman (script) yang mendukung pemrosesan data/informasi, misalnya PHP, ASP, JSP, dll. Untuk memperindah tampilan bingkai dan isinya tersebut, dapat digunakan kode-kode tambahan yang berupa CSS (Cascading Style Sheet), JavaScript, Flash, Adobe Flex, Silverlight, dll.

HTML pertama kali dipublikasikan secara mendunia pada tahun 1990. Selama lima tahun pertama (1990-1995), HTML telah melalui beberapa revisi dan penambahan ekstensi, dimana pada awalnya disimpan (hosting) di CERN (Centre Européen de Recherche Nucléaire), dan kemudian IETF.
Dengan adanya W3C (World Wide Web Consortium), pengembangan HTML mulai mendapatkan tempatnya. Usaha pengembangan HTML pertama kali di tahun 1995 yang dikenal sebagai HTML 3.0 gagal, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan versi HTML 3.2, yang diselesaikan pada tahun 1997. Diikuti HTML 4 yang selesai pada tahun 1998. Hingga pada akhirnya pada tahun 1999 muncul HTML versi 4.01, dan masih digunakan sebagai bahasa standar internet sampai saat ini.
Secara garis besar, terdapat empat tipe elemen HTML, yaitu :
  • Elemen structural, merupakan elemen-elemen yang menentukan level atau tingkatan suatu teks. Misalnya, penulisan <h1>HTML</h1>, akan memerintahkan browser untuk menampilkan tulisan “HTML” dalam bentuk tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1.
  • Elemen presentational, merupakan elemen-elemen yang menentukan tampilan sebuah tulisan, tanpa memedulikan level tulisan tersebut. Misalnya, penulisan <b>HTML</b> akan menampilkan tulisan “HTML” dalam bentuk bold. Elemen-elemen presentational saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan.
  • Elemen hypertext, merupakan elemen-elemen yang menunjukkan pranala ke bagian dari dokumen tersebut atau pranala ke dokumen lain. Misalnya, penulisan , <a href="http://www.wikipedia.org/">Wikipedia</a>, akan menampilkan “Wikipedia” sebagai sebuah tautan ke URL tertentu. Konsep hypertext pada HTML memungkinkan kita untuk membuat link pada kelompok kata atau frase untuk menuju ke bagian manapun dalam World Wide Web.
  • Elemen widget, merupakan elemen-elemen yang akan membuat objek-objek lain seperti tombol (<button>), list (<li>), dan garis horizontal (<hr>).
HTML5

Pengembangan HTML ke versi selanjutnya mulai ditinggalkan W3C karena tidak ada ide yang diharapkan mampu melengkapi dan memperbaharui versi sebelumnya. Pada akhirnya fokus pengembangan W3C beralih ke standar XML dan XHTML. Namun demikian, para pengembang web menilai bahwa pengembangan versi HTML ke versi selanjutnya sangat dibutuhkan dengan memperhatikan konten web yang semakin hari semakin bervariasi. Tujuannya yaitu untuk membuat aplikasi web yang baru, mengatasi kekurangan HTML yang ditemukan, penambahan fitur baru, dan menentukan spesifikasi yang dibutuhkan HTML.

Melihat beberapa keinginan tersebut, sekelompok pengembang yang tergabung dalam Web Hypertext Application Working Group (WHATWG) pada tahun 2004 mengambil alih pengembangan platform web untuk versi baru. Mereka melakukan pengembangan dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang secara khusus ditujukan untuk mengatasi kekurangan HTML yang ada. Hal ini seiring dengan kehadiran istilah Web 2.0 yang semakin kompleks dan kaya fitur.
Tak lama kemudian, pada tahun 2006 W3C ikut terlibat kembali dalam pengembangan HTML. Akhirnya di tahun 2008, W3C menerbitkan draft kerja pertama untuk HTML5. Para vendor berbagai browser berlomba-lomba untuk mulai menerapkan fitur HTML5 tersebut sampai saat ini, meskipun spesifikasi belum ditetapkan. HTML5 dinilai mampu memecahkan masalah-masalah yang praktis dalam pengembangan website. Berbagai bentuk percobaan/pengujian terhadap browser dilakukan untuk meningkatkan spesifikasi.
Dengan kemunculan spesifikasi baru HTML5, serentak para pengembang web di berbagai belahan dunia mulai mencari dan berdiskusi mengenai jenis fitur baru yang disediakan oleh HTML 5 ini. Fitur-fitur baru yang dimaksud (sampai tulisan ini dibuat) dapat diperinci sebagai berikut :
  • Kanvas (2D dan 3D)
  • Channel messaging
  • Cross-document messaging
  • Geolokasi
  • MathML
  • Microdata
  • Server-Sent events
  • Scalable Vector Graphics (SVG)
  • WebSocket API and Protocol
  • Web origin concept
  • Web storage
  • Web SQL database
  • Web Workers
  • XMLHttpRequest Level 2
Beberapa browser yang ada saat ini belum sepenuhnya mendukung semua fitur di atas. Akan tetapi, untuk kedepannya penyempurnaan atas fitur-fitur yang belum bisa didukung akan terus ditingkatkan kemampuannya oleh masing-masing vendor agar sepenuhnya dapat mendukung spesifikasi HTML5. Ada beberapa website khusus yang menyediakan aplikasi untuk menguji kemampuan fitur HTML5 di berbagai browser yang berbeda, misalnya di situs www.html5test.com.
Secara umum, HTML5 memperkenalkan banyak unsur markup baru yang dapat dibagi ke dalam tujuh tipe konten yang berbeda (Peter Lubbers 2010). Tabel di bawah ini menunjukkan pembagian elemen dalam HTML5 :
Pembagian Bentuk Elemen Baru HTML5
Tipe Konten
Deskripsi
Embedded
Konten yang mengambil sumber daya (resources) lain ke dalam dokumen, misalnya audio, video, canvas, dan iframe
Flow 
Elemen-elemen yang digunakan pada tubuh (body) suatu dokumen atau aplikasi, misalnya form, h1, dan small
Heading
Header sebuah sesi, misalnya h1, h2, dan hgroup
Interactive 
Konten yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi langsung, misalnya kontrol audio atau video, button, dan textarea
Metadata 
Elemen-elemen (biasanya ditemukan di bagian head HTML), yang membentuk suatu presentasi atau tampilan dokumen yang dimaksud, misalnya script, style, dan title.
Phrasing 
Teks dan elemen-elemen teks markup, misalnya, mark, kbd, sub, dan sup
Sectioning
Elemen-elemen yang mendefinisikan suatu sesi dalam dokumen, misalnya article, aside, dan title

Keunggulan HTML5
HTML5 (Hypertext Markup Language5) dikembangkan oleh Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG)..
Kelebihan utamanya kita bisa nampilin video, audio, dan flash movie lebih mudah. (tanpa plugin sperti FLASH player). Bisa diliat pada saat menonton di youtube. Jika anda biasa menonton di youtube harus di instal dulu flash player, maka dengan adanya html 5, semua ketergantungan ada bisa di atasi. Bahkan youtube pun dah mengunakan HTML5 dengan menambahkan tulisan html5 ex:www.youtube.com/html5.

Selain itu bakal ada built in jQuery yang mbikin website makin menarik dan lebih hidup dengan animasi.
dan bukan itu saja..
HTML5 jga sangat ramah dengan aplikasi web dan pemoressanya.

Tidak perlu lagi memakai <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">. Walau tag meta tersebut masih diijinkan digunakan.

Local Storage. Aplikasi bisa menyimpan data dalam jumlah lebih besar dari biasanya tanpa harus mengimplementasikan trik dengan cookie atau Flash.

Semantics. Akan ada tag khusus untuk navigasi, section, footer, dll. Tag yang kaya semantic seperti ini pasti akan lebih bermanfaat dari pada tag yang hanya punya informasi format dan layout saja. Dan bagi mesin, HTML5 akan jadi lebih bisa dimengerti.
Dan masih banyak lagi keunggulan HTML5


berikut video explanation singkat mengenai HTML5
http://youtu.be/mzPxo7Y6JyA

Terima-kasih ^^